(Bireuen-04-03-2017). Kondisi terkini jembatan Kutablang yang telah miring, kini sedang diusahakan untuk ditompang. Hasil amatan redaksi di lapangan para pekerja sedang sibuk mengebor lantai pinggir jembatan untuk pemasangan tompang dari besi batangan. Menurut penuturan warga diseputaran jembatan dan juga penuturan para pekerja dilapangan, penompangan dilakukan agar jembatan itu dapat dijadikan jembatan darurat sambil menunggu jembatan baru selesai dibangun."Rencananya akan dijadikan jembatan darurat kami dengar" kata Agus salah seorang pekerja disana. "Kalaupun jadi jembatan darurat nantinya yang lewat khusus kenderaan ringan saja Mas..!, untuk kenderaan roda dua saja" tutur Agus pada redaksi. Hal senada juga diungkapkan beberapa warga diseputaran jembatan, menurut kabar yang mereka dengar jembatan Tingkeum Kutablang yang telah miring itu untuk sementara tidak jadi dibongkar dan dilakukan penompangan untuk dijadikan jembatan darurat, sementara jembatan baru akan dibangun dilokasi bersebelahan dengan jembatan miring itu. Hal itu dikarnakan jalan alternatif juga banyak bermasalah. Jembatan darurat digunakan khusus untuk kenderaan ringan dan sepmor saja dan sewaktu-waktu untuk kenderaan berat dan truk jika terjadi kerusakan dan hambatan di jalur alternatif nantinya, kata beberapa warga yang redaksi wawancarai di area jembatan sana.
![]() |
| Jembatan Ditompang |
JALAN ALTERNATIF PERLU PERBAIKAN BERTAHAP
Hasil laporan koresponden kami Mustafa rancong dari jalur alternatif utara, kini kondisi jalan banyak yang amblas sehingga sulit dilalui mobil-mobil kecil. Amblasnya jalan alternatif utara karena belum cukup kepadatannya menahan truk-truk bertonase tinggi. Dalam beberapa hari yang lalu juga terjadi beberapa kecelakaan di jalur alternatif utara. Beberapa mobil terbalik di jalur alternatif utara akibat sopir ugal-ugalan dan juga karena kondisi jalan yang belum sempurna sehingga jalur itu terpaksa ditutup sementara untuk diperbaiki kembali.
Sementara Ali Raban melaporkan dari jalur alternatif selatan, kini titik jalan yang rusak dan berdebu di kawasan Pante Baro Kumbang sudah diperbaiki dan akan segera diaspal. Kerena jika tidak diaspal warga akan memblokir jalur tersebut karena tidak sanggup menahan debu karena kawasan itu padat penduduk. Demikian laporan Mustafa Rancong dari jalur utara dan Ali Raban dari jalur selatan, semoga bermanfaat bagi admin sekalian. Pastikan anda selalu bersama @TUTUR KEUNARANG untuk memperoleh berita-berita yang berimbang. Anda juga dapat mengakses http://tuturkeunarang.blogspot.co.id/?m=1 bersama koresponden redaksi Armia Arhan.

