(Bireuen 14-02-2017) Sehubungan dengan berita Tuturkeunarang.blogspot.com, edisi 12/2/2017 tentang keresahan warga yang berdomisili di sebelah barat jembatan Tingkeum Kutablang karena jembatan itu akan segera dibongkar. Beberapa desa di sebelah barat jembatan diantaranya, warga Tingkeum Baro, Kulu, Blang Panjoe, Pulo Reudeup dan sekitarnya resah karena akan terputusnya akses mereka untuk berbelanja ke kota "rujak manis" Kutablang, terlebih lagi terganggunya transportasi anak sekolah yang umumnya mereka pergi kebeberapa sekolah yang ada di Kutablang. Demikian juga sebaliknya yang ada di Kutablang yang pergi ke sekolah-sekolah yang ada di sebelah barat seperti, Krueng Panjoe dan ke Peusangan Matangglumpangdua. Mereka harus memutar hingga 8 km sehingga dapat mengakibatkan efektifitas perjalanan masuk jam sekolah dapat terganggu. Kekhawatiran warga terhadap masalah tersebut, sehingga sangat mengharapkan adanya ketek/rakit penyebrangan yang sempat redaksi Tutur realiase beberapa hari lalu, Insya Allah terjawab sudah. Anggota DPRK Bireuen Attailah A. Saleh akan Memperjuangkan hadirnya jembatan darurat khususnya untuk penyebrangan sepmor dan anak-anak sekolah ketika jembatan Tingkeum itu dibongkar. Hal senada juga mendapat respon yang positif dari Bupati dan dinas terkait.
Redaksi tuturkeunarang.blogspot.com, independen dan aspiratif. Semoga bermanfaat bagi admin sekalian.
Redaksi tuturkeunarang.blogspot.com, independen dan aspiratif. Semoga bermanfaat bagi admin sekalian.
![]() |
| Warga Butuh Jembatan Darurat Sepeda Motor |
