(Bireuen 26-01-2017) Beginilah kondisi terkini terkait persiapan jalan alternatif dari jalur Medan menuju Banda Aceh. Menurut pantauan redaksi Tutur, kegiatan perbaikan jalan yg sempit dan rusak dibeberapa titik terus dipacu dan dimatangkan. Sehubungan akan dibongkarnya jembatan Tutue Tingkeum Kutablang- Bireuen yang kondisinya makin mencemaskan. Maka, jalur dari Medan menuju Banda Aceh akan dialihkan dari sebelah timur jembatan kutablang meliputi ruas desa Kulu, Blang Me, Pante Baro, Kubu, melalui jembatan Pante Lhong sampai Simpang Empat Gle Kapai Matanggumpngdua, dan kembali ke jalan negara Medan- Banda Aceh.
Beberapa titik perbaikan yang terlihat dalam gambar diantaranya, perluasan titik simpang Pante Baro dan simpang Kubu serta perluasan pada titik simpang Gle Kapai Matangglumpangdua.
Apa itu Simpang Gle Kapai ?
Simpang Gle Kapai merupakan empat jalan yang bersimpangan terdapat bersisian dengan jalan negara Medan-Banda Aceh atau di kenal dengan simpang SMKN 1 Peusangan. Disebut simpang Gle Kapai karena dikawasan itu terdapat sebuah bukit (Gle) yang miririp kapal layar (kapai) terbalik berbentuk telungkup yang mirip bukit Tangkuban Perahu. Gle Kapai ini juga punya riwayat tutur tersendiri pada masa lampau yang ceritanya berlatar belakang anak durhaka hampir sama dengan kisah Sangkuriang dan Malinkundang, tapi tokoh cerita Gle Kapai bernama Raja Silan dan Amat Rhang Manyang.
Redaksi Tuturkeunarang.blogspot.co.id, melaporkan !
![]() |
| Pembenahan Jalan Alternatif |
