(Bireuen, 28-01-2017). Ruas jalan alternatif sebelah utara Kutablang kini terus dipacu perluasan dan tahap pengerasannya. Ruas ini rencananya akan dijadikan jalan alternatif bagi pelintas dari Banda Aceh-Medan ketika jembatan Tutue Tingkeum dibongkar dan dibangun kembali nantinya. Jalan yang panjangnya mencapai 8 km ini meliputi ruas desa Tingkeum Baro, Pulo Reudeup, Geulanggang Minje kemudian naik Jembatan Rancong, masuk ruas Samuti, Pulo Nga, Cot Me, dan keluar kembali kejalan negara kawasan Tingkeum Manyang.
Hasil penuturan warga setempat sangat berharap pemerentah tidak hanya menjadikan jalan ini sebagai "Rakit Bak Pisang" semata, akan tetapi harus dibangun serius sampai pemakaian untuk jalan alternatif selesai digunakan. Redaksi Tutur melaporkan dari kawasan jembatan Rancong pesisir utara Kutablang Bireuen-Aceh.
![]() |
| Ruas Jalan Alternatif Sedang Pengerjaan |
Sekilas tentang jembatan Rancong
Jembatan Rancong dibangun sekitar tahun 2005 di desa Rancong, yang menghubungkan pesisir utara Kutablang. Jembatan ini dibangun atas prakarsa Haji Ahmad Cot Ara, tokoh masyarakat sekaligus pengusaha setempat. Sehingga jembatan ini lebih dikenal dengan jembatan Haji Amad.
![]() |
| Jembatan Rancong |

