Dalam pemaparannya, kepala BNNK Bireuen mengharapkan pihak sekolah tingkat atas dapat memberi dukungan penuh terhadap kegiatan ini, demi untuk mengantisifasi permasalahan narkoba yang melibatkan anak-anak sekolah dewasa ini demi menyelamatkan generasi bangsa dimasa yang akan datang, tegas Saiful fadli. Lebih jauh kepala BNNK Bireuen itu menjelaskan, menanggulangi siswa/i sekolah sangat penting dilakukan, untuk mengurangi angka konsumen narkoba dimasa mendatang, disamping upaya penegakan hukum pada bandar Narkoba sebagai pangsa pasarnya.
Sementara Kakankemenag Bireuen Drs.Maiyusri menegaskan "Bomming narkoba dikarenakan lemahnya penerapan akhlakul karimah dilingkungan sekolah dan masyarakat pada umumnya sehingga tingginya para konsumen narkoba khususnya di kabupaten Bireuen, yang menjadikan daerah itu sebagai pangsa pasar yang bagus" ungkap Maiyusri saat memberi materi sebagai penalis pada acara tersebut.
Pada sesi akhir materi disampaikan oleh Aminuddin, S.pd mewakili MKKS SMA/K kabupaten Bireuen yang memaparkan tentang teknik pelaksanaan program anti narkoba yang telah dilaksanakan dibeberapa sekolah sebagai pilot projec percontohan. Aminuddin mengharapkan agar kegiatan serupa dapat dilanjutkan kepada semua sekolah tingkat atas di kabupaten Bireuen bersama BNNK sebagai mana yang telah dilaksanakan selama ini. Pada sesi sharing sebelum acara berakhir, Zahrul M.Spd.I (Bigbos Media Tutur..red) yang juga mewakili guru SMK di Bireuen mengharapkan agar program itu dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Melakukan tindakan upaya-upaya nyata dilapangan seperti tes urine pada para pelajar untuk mengetahui sekolah-sekolah prioritas yang harus segera ditanggulangi di kabupaten Bireuen. Disamping itu BNNK juga harus menyusun konsep penanggulangan narkoba dengan pemberdayaan aparat desa mengingat sekolah dan gembong narkoba itu ada didesa-desa. Ungkap guru Smea itu pada sesi sharing yang juga dibanjiri beberapa masukan dari peserta lainnya.
BNNK Bireuen menyatakan komitmen yang tinggi untuk melakukan pemberantasan narkoba di kabupaten Bireuen dengan bekerja sama dengan semua pihak termasuk ulama, penegak hukum, pihak sekolah, aparat desa meskipun masih banyak kendala yang dihadapi dilapangan. Kata kepala BNNK Bireuen sebagai kesimpulan akhir pada acara itu.
![]() |
