JALUR ALTERNATIF SELATAN SEMBRAWUT, SIMPANG IV GLE KAPAI DITERTIBKAN

(Bireun 20-03-2017). Dalam seminggau terakhir pasca pembongkaran jembatan Kutablang, jalur alternatif selatan sangat sembrawut. Hal ini diakibatkan banyak mobil-mobil dari arah Banda Aceh menuju Medan menerobos jalur itu, padahal jalur alternatif selatan diperuntukkan bagi pelintas dari Medan menuju Banda Aceh. Kesembrawutan ini menjadi masalah tersendiri bagi warga setempat dan para pelintas lokal. Apalagi jalur yang sangat sempit dikawasan Water Intake Aron yang sering terjadi kemacetan panjang karena mobil-mobil terhimpit disana. Mobil-mobil dari arah Banda Aceh menuju Medan enggan melewati jalur Altura (alternatif utara) karena kondisi jalan yang berdebu dan bergelombang. Hasil amatan redaksi Tutur, para petugas Satlantas Polres Bireuen (20/3) mulai menertibkan arus di Simpang IV Gle Kapai Matangglumpangdua. Seorang personil Satlantas yang dimintai keterangan menyatakan "penertiban ini terus kita lakukan secara berkelanjutan, demi kenyamanan masyarakat" ungkapnya kepada media Tutur disela-sela penertiban itu."Kami siap kapan saja, menjalankan perintah tugas" ujarnya, yang enggan berkomentar banyak selaku personil lapangan. Hal ini disambut baik oleh warga Simpang IV Gle Kapai, mengingat simpang itu sangat padat terutama pagi dan siang sebagai kawasan yang dilewati para pegawai dan juga anak-anak sekolah. Sebagai mana diketahui, pasca pembongkaran jembatan Kutablang ternyata menyisakan banyak permasalahan. Semoga semua masalah-masalah ini mendapat solusi, dengan adanya saling pengertian, kesabaran sebagai bagian dari cobaan dari musibah amblasnya jembatan Tingkeum Kutablang.


Demikian berita yang redaksi himpun dari lapangan, semoga bermanfaat bagi pemirsa sekalian. Dari Simpang IV Gle Kapai Peusangan @TUTUR KEUNARANG melaporkan..!
Untuk mendapatkan berita-berita selengkapnya dapat anda akses di http://tuturkeunarang.blogspot.co.id/?m=1 bersama koresponden redaksi Armia Arhan.

Subscribe to receive free email updates: